Tampilkan postingan dengan label Kepri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepri. Tampilkan semua postingan

UBEMAS, Langkah Dispora Kepri Dalam Melakukan Transformasi Digital Guna Membangun Ekosistem Wirausaha Masyarakat dan Pemuda di Kepulauan Riau

Views Senin, Juli 28, 2025

Logo Aplikas UBEMAS Dispora Kepri

Tanjungpinang; Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen untuk meningkatkan daya saing pemuda melalui pengembangan kewirausahaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah merancang aplikasi digital yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi pemuda untuk mengembangkan usaha mereka. Aplikasi ini diberi nama UBEMAS, yang merupakan singkatan dari Unit Usaha Berbasis Masyarakat. Melalui aplikasi ini, pemerintah berharap dapat menciptakan Youthpreneur Center yang akan tersebar di setiap kabupaten dan kota di Kepri, serta menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih dinamis di seluruh provinsi.

UBEMAS merupakan platform digital yang dirancang untuk menjadi pusat inkubasi bisnis, pelatihan kewirausahaan, dan pembinaan usaha bagi para pemuda yang ingin mengembangkan usaha mereka. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu pemuda yang sudah memiliki usaha atau yang ingin memulai usaha, dengan memberikan akses kepada berbagai program pelatihan dan seminar yang disertai pendampingan dari praktisi dan ahli kewirausahaan.

Salah satu keuntungan besar dari aplikasi ini adalah kemudahan akses yang diberikan kepada pemuda di seluruh Kepri, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil. Aplikasi UBEMAS memungkinkan semua pemuda untuk mendapatkan informasi dan pelatihan yang sama, tanpa terkendala oleh lokasi atau waktu. Hal ini tentunya dapat membantu membuka lebih banyak peluang bagi para pemuda untuk mengembangkan bisnis mereka, serta memberi mereka akses yang lebih luas ke berbagai sumber daya, baik dari sisi pengetahuan maupun modal.

Salah satu langkah penting yang telah diambil untuk mendukung pengembangan aplikasi UBEMAS adalah menggelar kegiatan pelatihan kewirausahaan yang diadakan pada akhir Juli 2025. Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh banyak pemuda dari berbagai daerah di Kepri. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pelajaran mengenai cara mengelola usaha yang baik, strategi pemasaran yang efektif, serta bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha mereka.

Melalui pelatihan ini, para pemuda di Kepri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan mereka untuk bersaing di pasar yang semakin berkembang. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan peluang-peluang ekonomi yang ada di berbagai sektor seperti pariwisata, industri kreatif, dan teknologi. Dengan demikian, pemuda Kepri diharapkan bisa lebih siap untuk berperan aktif dalam perekonomian digital dan sektor lainnya.

UBEMAS diharapkan menjadi jembatan bagi para pemuda untuk mengakses berbagai peluang bisnis yang sebelumnya mungkin terbatas. Aplikasi ini memberikan berbagai kemudahan, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga pendampingan langsung bagi para pengusaha muda. Selain itu, UBEMAS juga dirancang untuk mendorong terciptanya komunitas wirausaha yang terhubung antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pemuda. Ini memudahkan mereka untuk bertukar informasi dan berkolaborasi demi meningkatkan kualitas usaha.

Melalui aplikasi ini, pemuda Kepri tidak hanya mendapatkan pembekalan tentang bagaimana cara memulai dan mengelola usaha, tetapi juga bisa mengakses berbagai informasi penting mengenai dunia usaha. Dengan begitu, UBEMAS dapat menciptakan ekosistem yang mendukung bagi perkembangan usaha-usaha pemula dan mengatasi berbagai tantangan yang kerap dihadapi oleh para wirausahawan muda.

Pengembangan sumber daya manusia (SDM), terutama di kalangan pemuda, menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di Kepri. Melalui aplikasi UBEMAS, pemerintah berharap dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dan memberdayakan pemuda untuk menjadi individu yang lebih mandiri secara ekonomi. Pemuda yang terlatih dengan baik dalam mengelola usaha akan mampu mengembangkan usaha mereka sendiri, yang pada gilirannya akan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Pembangunan SDM pemuda di Kepri juga melibatkan pemberian pelatihan yang relevan dengan perkembangan teknologi, seperti pemahaman tentang bagaimana memanfaatkan digitalisasi dalam dunia usaha. Ini diharapkan akan memperluas cakupan kewirausahaan, tidak hanya di sektor tradisional, tetapi juga di bidang yang sedang berkembang seperti teknologi dan industri kreatif.

Pemberdayaan ekonomi melalui UBEMAS bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda agar bisa menjadi wirausahawan sukses yang dapat berkontribusi pada perekonomian daerah. Selain memberikan keterampilan kewirausahaan, aplikasi ini juga membantu pemuda Kepri untuk mengakses peluang-peluang yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka, baik melalui pendanaan, pelatihan, ataupun jaringan kerja sama dengan sektor-sektor terkait.

Melalui kemudahan akses yang diberikan oleh aplikasi digital ini, para pemuda Kepri dapat mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti kurangnya informasi atau kesulitan dalam mengakses pelatihan kewirausahaan. Dengan adanya UBEMAS, diharapkan lebih banyak pemuda yang terinspirasi untuk memulai usaha mereka sendiri dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah Kepri berharap aplikasi UBEMAS akan menjadi model bagi daerah-daerah lain dalam pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi. Melalui platform ini, pemuda Kepri dapat lebih mudah mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan daya saing di pasar global. Keberadaan Youthpreneur Center di setiap kabupaten dan kota di Kepri juga akan mempercepat terwujudnya ekosistem wirausaha yang inklusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan adanya program seperti UBEMAS, pemuda Kepri dapat memanfaatkan berbagai peluang yang ada dan memperoleh keterampilan yang akan membantu mereka menjadi wirausahawan sukses. Program ini merupakan langkah besar untuk mewujudkan Kepri yang lebih maju, di mana pemuda memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah.

UBEMAS adalah sebuah inisiatif yang menjanjikan untuk meningkatkan daya saing pemuda Kepri dalam dunia kewirausahaan. Aplikasi ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti pelatihan kewirausahaan dan akses ke sumber daya penting lainnya yang akan membantu pemuda memulai dan mengembangkan usaha mereka. Dengan program ini, diharapkan lebih banyak pemuda di Kepri yang dapat membuka usaha dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah. UBEMAS tidak hanya akan menguntungkan pemuda Kepri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi seluruh provinsi dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.(@red)

Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2025 Dispora Kepri Dorong Daya Saing Dan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda

Views Rabu, Juli 23, 2025

Gambar 1: Kadispora Kepri bersama salah satu narasumber

Batam-Kepri; Sebagai salah satu upaya konkret dalam mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri secara ekonomi, dan berdaya saing tinggi di era kompetitif saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda melalui Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan, Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi dan Penyelenggaraan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Bagi Wirausaha Muda Tingkat Provinsi Tahun 2025. Kegiatan strategis ini digelar selama tiga hari penuh, 21 hingga 23 Juli 2025, di Kota Batam, dan melibatkan sejumlah narasumber kompeten serta wirausaha muda dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Salahsatu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, serta semangat kewirausahaan berbasis digital di kalangan generasi muda Kepri yang khususnya telah memiliki usaha mandiri. Program ini tidak hanya menjadi wadah pelatihan teknis dan manajerial, tetapi juga sarana koordinasi dan penguatan ekosistem wirausaha yang terintegrasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas pemuda.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Darson, S.Pd., M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menegaskan pentingnya investasi pembangunan sumber daya manusia, khususnya pemuda, sebagai kunci sukses pembangunan berkelanjutan di Kepri.

“Kita tidak hanya butuh pemuda yang cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam berwirausaha, kreatif dalam memanfaatkan potensi lokal, dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan lingkungannya,” ujar Dr. Darson saat membuka kegiatan, Senin (21/7).

Ia menambahkan bahwa Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor – mulai dari maritim, pariwisata, industri kreatif hingga teknologi. “Tinggal bagaimana kita menyiapkan generasi muda kita agar mampu mengakses peluang tersebut dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat,” jelasnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan materi substantif yang dirancang untuk menjawab tantangan kewirausahaan kontemporer. Materi disampaikan oleh para narasumber dengan latar belakang akademik, birokrasi, teknologi, dan komunitas.

Dr. Lamidi, M.M, Ketua Harian ICMI Orwil Kepri, membuka sesi materi pertama dengan topik: “Entrepreneurship Pemuda Berbasis Pancasila ”. Dalam paparannya, Dr. Lamidi menekankan bahwa fondasi spiritual dan nilai-nilai etis adalah kekuatan utama dalam membentuk karakter wirausahawan sejati.

Riki Rionaldi, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, menyoroti aspek teknis manajemen usaha dalam materinya berjudul “Dukungan Pemerintah Dalam Dalam Meningkatkan Wirausaha Pemuda Untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi”. Ia mendorong peserta untuk mulai go digital dan membentuk manajemen usaha berbasis komunitas untuk memperluas akses permodalan.

“Hari ini bukan zamannya bersaing sendirian. Kolaborasi, konsolidasi sumber daya, dan inovasi adalah kata kuncinya,” tegas Riki.

Azrani Ery Saputra, S.Pi, seorang provider teknologi dari MtechT Lingga, hadir membawakan topik “Digital marketing bagi Pengembangan Wirausaha Muda”. Ia memperkenalkan sejumlah perangkat aplikasi serta sistem manajemen digital yang dapat digunakan oleh para pemuda dalam menjalankan usaha mereka secara efisien.

Gambar 2: suasana materi dengan diskusi peserta

Akhirman, S.Sos., M.M, Dewan Penasehat Pemuda ICMI Kepri, menyampaikan materi motivasional dan studi kasus bertajuk “Motivasi Dan Sukses Strory sebagai Wirausaha Sukses”. Ia memaparkan pentingnya sikap optimis, literasi finansial, dan perencanaan bisnis berkelanjutan.

Tak hanya mendengarkan ceramah, peserta juga aktif terlibat dalam berbagai sesi diskusi dan tanya jawab. Suasana pelatihan terasa hidup dengan interaksi yang intensif antara peserta dan narasumber.

Salah satu peserta, Sri yang berasal dari Batam, sekaligus pemilik usaha Bimbingan Belajar (Bimbel) di Kota Batam, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Selama ini saya jalan sendiri, belum paham cara menjangkau pasar digital. Dari sini saya jadi tahu bagaimana strategi branding dan membangun sistem usaha yang lebih terarah,” tuturnya.

Acara ditutup pada Rabu (23/7) oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Dr. Darson, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan pengarahan dalam penutupan tersebut, Dr. Darson kembali mengingatkan bahwa pelatihan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah-langkah besar yang harus diambil oleh generasi muda Kepri.

“Bawa pulang ilmu ini, terapkan, dan terus bangun jaringan. Kita berharap saudara-saudara semua dapat menjadi pionir dan agen perubahan ekonomi di daerah masing-masing,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Ia juga menyampaikan rencana jangka panjang Pemerintah Provinsi Kepri untuk membentuk Youthpreneur Center di setiap kabupaten/kota sebagai pusat inkubasi, pelatihan, dan pembinaan usaha pemuda khususnya membangun aplikasi digital berbasis android yang InsyaAllah akan diberi nama UBEMAS (Unit Usaha Bersama Masyarakat).

Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, komunitas, dan pemuda bersinergi, maka pembangunan berbasis masyarakat akan lebih mudah terwujud. Tantangan globalisasi, pengangguran, dan kesenjangan sosial bisa ditekan melalui pendekatan pemberdayaan yang tepat sasaran seperti program ini.

Selain itu salah satu narasumber, Dr. Lamidi juga menambahkan bahwa ICMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelatihan dan inkubasi kewirausahaan berbasis nilai.

“Kita harus memastikan bahwa gerakan ekonomi pemuda ini tidak hanya kuat dalam skala mikro, tapi juga mampu menjawab tantangan global,” tegasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, puluhan pemuda yang hadir kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru, jaringan baru, dan visi yang lebih terang untuk membangun masa depan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang mandiri dan bermartabat.(@Red).

Inovasi Teknologi Dari Pelosok Daerah, Pemuda Desa Tinjul Kabupaten Lingga, Hadirkan Solusi Cerdas, Aplikasi Website Berbasis AI Untuk Lawan Hoaks Dan Disinformasi di Dunia Maya

Views Selasa, Juli 15, 2025

Gambar 1. Tampilan AI GEMPUR versi Browser Laptop/Komputer   

LINGGA, KEPULAUAN RIAU – Di tengah derasnya arus informasi digital dan makin masifnya penyebarn hoaks serta disinformasi di internet serta media sosial, hadir sebuah solusi cerdas dari pelosok Desa di Kabupaten Lingga yang patut diapresiasi: AI GEMPUR, yakni singkatan dari (Generator Edukasi Masyarakat Peduli Untuk Redam – Hoaks & Disinformasi). Aplikasi ini bukan sekadar alat pendeteksi hoaks biasa, melainkan buah karya anak bangsa dari pelosok desa yang berangkat dari semangat ingin membantu negerii.

Dikembangkan oleh pemuda dari Desa Tinjul Kabupaten Lingga, Putra, nama salajh seorang pemuda asal Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, adalah sosok di balik lahirnya AI GEMPUR. Dengan latar belakang domisilinya yang jauh dari kota dan berbekal semangat untuk membangun negeri yang bebas hoax dan disinformasi, Putra membuktikan bahwa jarak dan keterbatasan wilayah bukanlah hambatan untuk berinovasi.

“Sangat miris saya melihat banyak orang mudah yang termakan informasi palsu baik dari berita internet terutama media sosial, bahkan bisa ribut hanya karena berita hoaks. Dari situ saya berpikir, harus ada alat yang mudah digunakan oleh siapa pun untuk memeriksa kebenaran informasi khususnya dari internet.” ungkap Putra.

AI GEMPUR adalah sebuah aplikasi pendeteksi hoaks dan disinformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan dalam format website ringan dan bisa digunakan secara gratis oleh seluruh masyarakat Indonesia. Melalui teknologi AI yang dilatih menggunakan dataset lokal dan global, aplikasi ini mampu menganalisis keakuratan teks berita, tautan, maupun link gambar, hanya dengan satu kali klik.

Pengguna cukup menyalin link berita, menempelkan teks yang ingin diperiksa, atau mengunggah link gambar yang mencurigakan. Sistem AI GEMPUR akan segera memberikan skor dan analisis singkat mengenai kemungkinan konten tersebut mengandung hoaks, disinformasi, atau telah dimanipulasi.

Seiring meningkatnya pengguna internet di Indonesia, penyebaran informasi palsu pun kian tak terbendung. Dalam beberapa kasus, pemberitaan hoaks tidak hanya menciptakan kesalahpahaman, tetapi juga memicu konflik sosial yang berbahaya. Kebutuhan akan alat verifikasi mandiri menjadi semakin mendesak.

Untuk itu, AI GEMPUR menjawab kebutuhan tersebut. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam memverifikasi informasi, tetapi juga menjadi bentuk literasi digital yang aktif. Masyarakat diajak untuk menjadi pengguna yang kritis, bukan pasif terhadap arus informasi digital.

AI GEMPUR mulai dikembangkan pada awal tahun 2025 dan resmi diperkenalkan secara daring pada bulan Juli 2025. Meski baru dirilis, aplikasi ini sudah menarik perhatian sejumlah kalangan, ditambah latar belakang pembuatnya yang berada disalah satu daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Tentu dalam waktu singkat, AI GEMPUR menjadi simbol harapan bahwa inovasi tidak selalu harus datang dari kota besar atau institusi mapan. Justru dari desa kecil di ujung barat Indonesia, lahir sebuah gagasan besar untuk menyelamatkan bangsa dari ancaman disinformasi.

Gambar 2. Tampilan AI GEMPUR versi Browser Smartphone

Kemudahan akses dan dukung pengembangan Aplikasi AI GEMPUR yang tersedia secara gratis, dapat diakses langsung melalui situs resminya yakni: ðŸ”— ai-gempur.my.id

AI GEMPUR Tidak perlu diunduh atau diinstal, siapa pun bisa langsung menggunakannya melalui browser di ponsel atau komputer/laptop. Saat ini, pengembang sedang terus melakukan update pengembangan semua fitur dan fitur lanjutan untuk mendeteksi konten deepfake, audio manipulatif, dan video palsu yang kian marak beredar.

Untuk mendukung pengembangan fitur-fitur ini, masyarakat yang ingin ikut bantu berkontribusi dapat memberikan donasi (dengan klik tombol -Dukung Kami- di dalam website GEMPUR - ai-gempur.my.id ) secara sukarela langsung melalui situs resmi. Setiap sumbangan akan membantu AI GEMPUR tumbuh menjadi lebih kuat dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Dukungan dari Kepala Desa Tinjul, Bapak Amren, yang turut memberikan apresiasi besar atas karya warganya tersebut.

“Sesuai dengan visi misis saya ketika menjadi kepala desa, yakni menjadikan TInjul sebagai salah satu desa digital, oleh karena itu saya sebagai kepala desa sangat bangga, karena salah satu putra terbaik desa kami bisa menghadirkan karya yang InsyaAllah tidak hanya bermanfaat bagi desa, tapi juga untuk Indonesia. Semoga AI GEMPUR bisa menjadi solusi cerdas di tengah maraknya berita palsu dan hoax, tentu saja ini diharapkan dapat membawa nama baik Desa Tinjul dikancah nasional,” ujar Kepala Desa Tinjul, Amren dengan semangat.

Harapan dan masa depan AI GEMPUR bukan hanya sekadar aplikasi, melainkan simbol bahwa inovasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari desa terpencil sekalipun. Di tengah kompleksitas zaman digital, kemampuan untuk memverifikasi informasi menjadi bagian penting dari literasi masyarakat. Lewat platform ini, Putra berharap dapat mengajak lebih banyak anak muda untuk berinovasi, tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen solusi.

Dan sekarang masyarakat Indonesia memiliki satu lagi senjata dalam melawan hoaks dan disinformasi. Bukan dari luar negeri, tapi ini dari anak negeri sendiri — dari desa kecil yang menaruh harapan besar bagi masa depan bangsa yang lebih cerdas dan berdaya.

Gunakan sekarang dan jadilah bagian dari gerakan perlawanan terhadap berita berita hoaks dan disinformatif:

🔗 ai-gempur.my.id

(@Johari)

-----------

 Redaksi menyarankan pembaca untuk membagikan dan menyebarluaskan platform ini ke keluarga, sekolah, komunitas, dan lingkungan kerja — karena memeriksa kebenaran adalah tanggung jawab bersama.

Memperingati Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Lingga Lakukan Penanaman Mangrove di Pantai Desa Tanjung Harapan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau

Views Kamis, Juni 27, 2024
Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa saat menanam pohon mangrove, Kamis (27/6/2024) (Foto : ihand.id)

SP-Lingga: Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Resor (Polres) Lingga melakukan penanaman pohon mangrove di pantai Pasir Kuning, pada Kamis pagi (27/6/2024) di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep Provinsi Kepulauan Riau.

Kapolres Lingga, AKBP Robby Topan Manusiwa, menyampaikan bahwa penanaman mangrove ini diharapkan dapat melestarikan ekosistem laut.

"Pohon mangrove akan membantu mencegah terjadinya bencana saat ada gelombang pasang air laut," ujar Kapolres Robby.

Penanaman mangrove ini merupakan salah satu kegiatan positif dan upaya nyata yang dilakukan oleh Kepolisian dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78.

"Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait guna mencegah pengikisan pantai," tambahnya.

Kegiatan ini sangat penting mengingat abrasi di wilayah Kabupaten Lingga sudah membutuhkan perhatian bersama. Beberapa waktu lalu, abrasi pantai bahkan mencapai pemukiman warga.

Penanaman pohon mangrove diharapkan dapat terus berlanjut untuk mengurangi dampak abrasi.

Kapolres Robby menambahkan bahwa untuk memastikan mangrove tetap hidup, pihaknya akan menjaga agar tanaman tersebut tumbuh subur dan tidak diterjang gelombang.

"Kami akan bekerja sama dengan desa setempat untuk menjaga tanaman mangrove ini tetap hidup," imbuhnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian Tali Asih dari Kapolda Kepri kepada masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan polri terhadap pemulihan ekosistem dan lingkungan laut.

(Editor @jo)

H. Muhammad Rudi SE. MM.Melakukan kunjungan silaturahmi ke kabupaten lingga kepri

Views Sabtu, Juni 08, 2024



Kabupaten Lingga, 6 Juni 2024 - Bapak Muhammad Rudi SE. MM, sosok yang dikenal sebagai pemimpin yang visioner dan progresif, melakukan kunjungan ke Kabupaten Lingga pada tanggal 6 Juni 2024. Acara berlangsung di Masjid Al Aula Dabo Singkep dan dihadiri oleh kelompok remaja masjid, tokoh-tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti acara ini.

Dalam sambutannya, Bapak Muhammad Rudi berbicara tentang masa depan Kepulauan Riau dalam lima tahun ke depan. Salah satu poin yang diangkat adalah bahwa masyarakat Kepulauan Riau harus mampu bersaing di berbagai bidang, terutama dalam bidang teknologi digital yang akan dikembangkan di wilayah tersebut. Beliau juga menyoroti Batam sebagai wilayah yang sangat maju saat ini dan menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau.

Di tengah suasana yang penuh semangat, salah satu tamu undangan yang diwawancara oleh media menyampaikan kekhawatirannya terkait nasib masyarakat Melayu Rempang saat ini setelah kejadian beberapa waktu lalu. Pertanyaan tersebut mencerminkan keinginan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kondisi masyarakat setempat dan bagaimana pemerintah akan menanggapi hal tersebut.

Bapak Muhammad Rudi SE. MM, yang juga merupakan tokoh yang peduli terhadap keadilan dan keberlanjutan, memberikan penekanan penting pada masalah ini. Beliau menyatakan bahwa pemerintah harus turut serta dalam memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di Kepulauan Riau, termasuk masyarakat Melayu Rempang. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan merata bagi semua warga Kepulauan Riau.

Sebagai bagian dari upaya memajukan Kepulauan Riau, Bapak Muhammad Rudi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mencapai visi pembangunan yang lebih baik. Dengan membangun kerjasama yang kokoh dan berkesinambungan, Kepulauan Riau diharapkan akan semakin berkembang dan menjadi contoh keberhasilan dalam pembangunan wilayah.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Kelompok remaja masjid yang turut hadir pada acara tersebut diberikan dorongan dan motivasi untuk berperan serta dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.

Selain itu, kehadiran tokoh-tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya juga memberikan kesempatan untuk berdialog dan berdiskusi mengenai isu-isu penting yang dihadapi oleh Kepulauan Riau. Dengan adanya pertukaran gagasan dan pandangan, diharapkan solusi-solusi inovatif dapat ditemukan untuk mengatasi tantangan yang ada.

Meskipun terdapat pertanyaan yang masih menggantung mengenai kondisi masyarakat Melayu Rempang, acara ini berhasil menciptakan ruang bagi warga Kepulauan Riau untuk saling bertukar informasi dan pandangan. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya sinergi dan solidaritas di tengah perbedaan untuk membangun daerah menjadi lebih baik.

Kunjungan Bapak Muhammad Rudi SE. MM ke Kabupaten Lingga pada tanggal 6 Juni 2024 di Masjid Al Aula Dabo Singkep menjadi momentum penting dalam menyatukan komitmen untuk memajukan Kepulauan Riau ke arah yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang kuat, diharapkan visi pembangunan Kepulauan Riau dapat terwujud dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Telah Dibuka Rumah Singgah Swadaya Bersama - Yayasan Putra Persada Bangsa Kabupaten Lingga

Views Selasa, Maret 12, 2024

Lingga – Alhamdulillah mulai Selasa, 1 Ramadhan 1445 H/12-03-2024 M, YAYASAN PUTRA PERSADA BANGSA (YPPB) Kabupaten Lingga telah membuka dan menyediakan Rumah Singgah yang kami beri nama RUMAH SINGGAH SWADAYA BERSAMA (RSSB) sebagai tempat tinggal sementara/tempat persinggahan yang InsyaAllah aman bagi pasien/keluarganya yang sedang atau akan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep. Alamat RUMAH SINGGAH SWADAYA BERSAMA (RSSB); Belakang RSUD Dabo Singkep.

Adapun Kriteria & Persyaratan umum untuk Pasien yang boleh masuk ke rumah singgah sebagai berikut:

• Diutamakan warga masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Lingga terutama masyarakat dari pesisir/pulau-pulau disekitaran Kabupaten Lingga

• Keluarga tidak mampu.
• Membawa KTP pasien dan pendamping.
• Pasien TIDAK memiliki riwayat penyakit menular dan TIDAK sedang mengidap penyakit menular serta TIDAK memiliki penyakit luka berbau serta yang dapat menularkan (karena kami tidak menangani pengobatan).
• Memiliki surat rujukan/dokumen lainnya dari Puskesmas/Rumah Sakit yang menyatakan salah satu anggota keluarganya akan mendapatkan tindakan medis di RSUD Dabosingkep.
• Pasien didampingi minimal 1 (satu) orang pendamping
.

Fasilitas yang disediakan diantaranya

1. Kasur Tidur
2.
Fasilitas Air
3.
Fasilitas Listrik
4. Semuanya 
GRATIS untuk masyarakat yang membutuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai RUMAH SINGGAH SWADAYA BERSAMA (RSSB) - YAYASAN PUTRA PERSADA BANGSA (YPPB) Kabupaten Lingga dapat menghubungi nomor kontak dibawah.

Rumah Singgah ini kami bentuk dari swadaya bersama tim internal kami dan bagi anda yang ingin berinfaq dan berdonasi untuk keberlanjutan kegiatan Rumah Singgah ini dan kegiatan program-program sosial-pendidikan kami lainnya, silahkan langsung untuk dapat mengirimkan ke rekening :

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

a.n. Yayasan Putra Persada Bangsa 

Nomor Rekening : 354701047984539

Bagi yang telah berdonasi/berinfaq - Mohon konfirmasi ke nomor 

Contact Telpon/Whatsapp : wa.me/6285162718284


Kontributor; jo