Bupati Batubara Rakor Dengan Gubernur Sumut Bahas Covid19
batubara Sumatera Utara SumutWarga Desa Aras, Ditangkap Satres Narkoba Kabupaten Batu Bara Jual Shabu
batubara Sumatera Utara Sumut
BATU BARA - Mendengar informasi dari masyarakat, bahwa adanya seorang terduga pengedar Shabu, personil Satres Narkoba Polres Batu Bara dengan cepat meringkus dari kediamannya di Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Kasatres Narkoba AKP Sastrawan Tarigan, Selasa (20/4/2021) membenarkan penangkapan Niko GW (22) warga Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Tersangka Niko GW diringkus bersama barang bukti 21 paket Narkotika Jenis Shabu dengan berat brutto 3,55 Gram, 3 buah plastik klip kosong ukuran sedang, 1 buah dompet kecil, 1 unit Handphone Android warna Hitam, Selasa (13/4/2021 sekitar pukul 00.30 WIB.
Disebutkan AKP Sastrawan, ketika itu, Selasa (13/4/2021) sekira pukul 00.30 WIB Personil Opsnal Satres Narkoba Polres Batu Bara telah berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika dan berhasil mengamankan Niko GW.
Tersangka mengakui kepemilikan barang terlarang tersebut. Selanjutnya tersangka pelaku dan barang bukti diboyong ke Kantor Satres Narkoba Polres Batu Bara guna proses penyidikan lebih lanjut.
Selanjutnya dikatakan, Kasatres Narkoba, pihaknya tengah melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan diatasnya serta mengungkap siapa pemasok peredaran Shabu yang melibatkan tersangka Niko. ( OK)
Warga Desa Tanah Merah Melakukan Pemilihan Anggota BPD Seperti Pilkades
batubara SumutSituasi Batubara Kondusif Razia Tim Gabungan Diduga Bocor
batubara SumutBatubara I Tim gabungan melaksanakan kegiatan razia dan sweeping di Wilayah Hukum Polres Batu Bara dalam rangka cipta kondisi pada saat bulan suci ramadhan dan antisipasi gangguan kamtibmas pasca penetapan hasil pemilu 2019, Rabu (22/05) malam hingga dini hari.
Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum melalui Kasie Humas Polres Batubara Aiptu Ismunazir menjelaskan hal itu Kamis (23/05). Disebutkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Batubara kondusif dan aman.
Sararan tim gabungan adalah Hotel, Tempat Hiburan Malam, serta Tempat Tempat yang sudah di tentukan sebagai tempat penyakit masyarakat.
Tim gabungan terdiri atas Polres Batu Bara sebanyak 21 personil, Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara sebanyak 13 Personil, Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara sebanyak 2 Personil.
Selain itu juga turut bergabung dengan tim gabungan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Batu Bara sebanyak 9 Personil, Dinas Perhubungan Kabupaten Batu Bara sebanyak 8 Personil, Sat Pol PP Kabupaten Batu Bara sebanyak 6 personil, dan BNN Kabupaten Batu Bara sebanyak 10 personil.
Pelaksanaan razia dan sweeping tim gabungan terbagi atas 2 tim dimana Tim I dipimpin oleh Perwira Pengendali Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Kusnadi dan Tim II dipimpin Perwira Pengendali KBO Sat Narkoba Polres Batu Bara IPTU Yahman.
Tim I menyasar wilayah Polsek Indrapura. Di lokasi Hotel Parna Jaya tim tidak di menemukan pengunjung hotel selanjutnya tim bergerak ke Arwana Hotel namun tidak di temukan pengunjung hotel selanjutnya tim bergerak ke Hotel Wilgan.
Sekitar Pukul 23.00 Wib tiba di Hotel Wilgan dan di temukan pengunjung seorang laki laki tanpa pasangan, kemudian di lakukan pengecekan Urine dan hasil negatif narkoba. Selanjutnya tim bergerak menuju cafe Mansyur namun cafe terlihat tutup.
Selanjutnya tim bergerak menuju Pajak Delima Indrapura dan bergabung bersama Tim II untuk istirahat sejenak sebelum kembali ke Mapolres Batubara di Lima Puluh.
Sementara Tim II yang juga menyasar Wilkum Polsek Indrapura. Saat tiba di King Karaoke Night terlihat pintu gerbang di tutup dan di gembok, selanjutnya tim bergerak menuju cafe Lesehan Biru.
Seperti King Karaoke, ternyata Karaoke Lesehan Biru terlihat tutup dan hanya ada penjaga malam bernama Nazarianto. Selanjutnya tim bergerak menuju penginapan atau hotel Mutiara In.
Setiba di Hotel Mutiara In tim juga gigit jari karena pengunjung hotel tidak ada. Selanjutnya tim bergerak menuju ke Pajak Delima Indrapura dan bergabung bersama Tim I untuk istirahat sejenak sebelum kembali ke Mapolres Batubara.
Tidak ditemukannya pengunjung saat razia tim gabungan menurut warga diduga akibat informasi razia telah bocor sebelumnya. (OK Chairul)







