Tampilkan postingan dengan label Singkep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Singkep. Tampilkan semua postingan

SDN 005 Singkep Kabupaten Lingga Mulai Menerapkan Ujian Sekolah Menggunakan Chromebook TANPA Internet

Views Senin, Mei 15, 2023


Dalam upaya mempraktekkan hasil kegiatan In House Training (IHT) para guru SDN 005 yang pernah dilakukan pada Kamis s/d Sabtu - (08 s/d 10 Ramadhan 1444H/29 s.d.31 Maret 2023M yang lalu, maka pada ujan Akhir Sekolah tahun 2023 ini  SDN 005 Singkep Kabupaten Lingga Mulai Menerapkan Ujian Akhir Semester (UAS) Menggunakan Chromebook TANPA Internet dengan peserta siswa yang melakukan ujian sebanyak 16 orang siswa kelas 6 akhir.

Pengawas Silang Sekolah Pada Ujian Hari Pertama

Dewi Dahlia,S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah SDN 005 berharap agar terobosan melakukan ujian akhir sekolah menggunakan Chromebook tanpa internet ini dapat membuktikan bahwa sekolah yang dipimpinnya optimis bahwa para guru kami selalu ingin terus update maju dan berkembang dalam bidang IT, dengan harapan siswa kami juga dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain.


Selain itu Dahlia juga menganjurkan agar sekolah-sekolah yang belum dan terutama yang sudah mendapatkan bantuan peralatan Chromebook dari pemerintah agar dapat mengoptimalkan penggunaannya dalam proses pembelajaran dan ujian di sekolah. Semoga sekolah kami menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk mulai melakukan ujian berbasis IT dengan peralatan IT yang ada, tutup beliau.    


SDN 001 dan SDN 004 Singkep Kompak Melakukan Kolaborasi Kegiatan IHT CBT Offline Tanpa Internet Guna Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis IT

Views Senin, Mei 15, 2023

Acara Penutupan oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga 
dan Kepala Sekolah SDN 001

Lingga –  In House Training adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh sebuah sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan karyawannya. IHT ini tentu saja sangat penting sebagai salah satu dari CPD (Continuous Proffesional Development) yang harus senantiasa dilakukan oleh guru untuk menjaga kualitas mereka. Untuk menerapkan hal tersebut SDN 001 dan SDN 004 Singkep Kabupaten Lingga, berkolaborasi aktif melakukan IN HOUSE TRAINING (IHT) bagi seluruh guru tenaga pengajar di sekolah mereka.

Kegiatan IN HOUSE TRAINING (IHT) ini mengangkat tema: "Optimalisasi Perangkat Chromebook dan Kegiatan In House Training (IHT) Bagi Para Guru Untuk Proses Pengembangan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis CBT (Computer Base Test) TANPA INTERNET (OFFLINE) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 dan SDN 004 SingkepKabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau" yang dilaksanakan selama tiga hari yaitu 22-24 Syawal 1444H atau bertepatan dengan 12-14 Mei 2023M di Ruang Aula Pertemuan SDN 004 Dabo Singkep Kabupaten Lingga. Dengan narasumber putra asli Lingga Azrani Ery Saputra, sekaligus sebagai CEO Komunitas Pengembang sekaligus praktisi IT Kepri dari M-Technology (www.MtechT.My.ID).

Acara Pembukaan oleh Pengawas dan Kepala Sekolah SDN 004

Pesan awal pengantar acara lHT ini disampaikan oleh Nasrun,S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN 004 Singkep kemudian secara resmi dibuka oleh Pengawas Sekolah Dasar dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga Wilayah Singkep.

lHT terkait Teknologi Ujian CBT Offline Tanpa Jaringan Internet merupakan salah satu penguatan tentang paradigma pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan teknologi pembelajaran masa depan, agar ke depannya seluruh guru memiliki kapasitas dan kompetensi dalam upaya reformasi pendidikan yang berbasis teknologi.

Paparan Materi IHT - "Konsep CBT Offline Tanpa Internet"  

Dengan kegiatan IHT untuk ujian berbasis CBT Offline untuk penguatan kurikulum merdeka ini kita berharap agar para guru peserta memiliki kemampuan khusus dalam bidang teknologi pendidikan, khusus nya dalam pemanfaatan CBT Offline Tanpa Jaringan Internet untuk melakukan proses ujian apapun di sekolah. Ujar kepala sekolah dalam sambutannya.

Besar harapan agar para guru tidak ketinggalan dan terus semangat dalam meningkatkan kapasitas diri guna mengupdate kemampuan IT menjadi point penting dari fihak pengawas sekolah yang sekaligus membuka acara IHT CBT Offline ini.

Para Guru SDN 001 dan SDN 004  Sebagai Peserta IHT Sedang Fokus Menerima Materi IHT

Teknologi Ujian Sekolah Berbasis CBT Offline Tanpa Internet, sebenarnya memiliki banyak keunggulan/keuntungan dan  merupakan langkah positif bagi semua sekolah (SD/SMP/SMA bahkan kampus/perguruan tinggi) untuk memudahkan para guru dalam merekap nilai, membuat analisis butir butir soal karena semua nya akan diperoleh secara otomatis tanpa diperlukan internet dilokasi tersebut.

Dan bagi institusi pendidikan (sekolah/kampus) tentu nya teknologi ini akan menekan pengeluaran biaya cetak/fotocopy soal ujian. Dan bagi siswa mengerjakan ujian cukup bisa dilakukan dari smartphone/tablet/chromebook dan siswa bisa langsung melihat nilai setelah ujian diselesaikannya, dan semua itu dilakukan tanpa perlu internet.

Sehingga tentunya hal ini juga merupakan salah satu solusi terbaik bagi sekolah-sekolah yang belum terjangkau atau kesulitan listrik dan jaringan internet. (AS).

Warga Desa Tanjung Irat Kabupaten Lingga Gotong Royong Memperbaiki Jalan Rusak

Views Minggu, Juli 22, 2018

LINGGA – Semangat menjaga dan memelihara jalan desa patut diacungi jempol, hal ini seperti yang dilakukan oleh warga Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dimana masyarakat desa tersebut saling bahu membahu dan semangat dalam melakukan kegiatan gotong royong, mengingat kondisi jalan utama yang menghubungkan desa tersebut rusak parah, kini kondisi jalan mulai mulai diperbaiki oleh masyarakat desa.

Baca juga :

Respon positif ini juga disampaikan salah satu warga, yang berharap agar kedepannya, kondisi jalan yang sudah diperbaiki oleh warga desa tersebut, dapat menjadi perhatian pemerintah apakah di pusat atau pemerintah Kabupaten Lingga dan harapannya jalan ini dapat segera di aspal, "Agar warga tiga desa yang menggunakan jalan ini dapat dengan lebih mudah beraktivitas keluar masuk kampung", demikian harapan Darwan salah satu warga desa dalam kegiatan gotong royong perbaikan jalan tersebut, yang juga sebagai salah satu Kepala Dusun di Desa Tanjung Irat.

Hal lain juga diakui oleh plt Kepala Desa Tanjung Irat, Amren yang juga turut serta dalam kegiatan gotong royong memperbaiki jalan utama desa tersebut. Plt kades tersebut mengaku bangga dengan warga desanya yang selalu aktif dalam segala kegiatan pembangunan dalam upaya menjaga aset desa dalam hal ini jalan utama desa. “Kami terus berupaya melakukan pelaksanaan pembangunan di Desa Tanjung Irat dengan selalu melibatkan masyarakat desa, terutama masalah urgen seperti ini, dimana jalan utama desa kami yang rusak parah seperti ini, tentunya hal ini juga menjadi kebanggaan desa dimana dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki dengan kemampuan apa adanya dari warga ini kami berharap kegiatan sehari-hari masyarakat keluar masuk desa menjadi lebih mudah” ujar Amren disela-sela kerja bakti gotong royong bersama warga Desa Tanjung Irat, Ahad (22/07/2018).

Kondisi jalan desa yang diperbaiki adalah jalan-jalan utama yang dilewati oleh air, terutama jalan yang rentan dilewati oleh air saat kondisi musim hujan. 

Beliau juga menambahkan bahwa proses pembangunan desa tidak akan berhasil tanpa kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa bersama masyarakat desa.

Lebih lanjut pihaknya berharap agar semangat gotong royong dan kerja bakti bisa selalu dapat selalu dilakukan dengan rutin,kapan dan dimana saja tanpa harus kondisi desa darurat seperti ini. "Tentunya kegiatan positif seperti ini perlu diperkuat, ditambah lagi dengan kebersamaan, kekompakan, gotong royong dan suasana warga yang selalu rukun dalam kerjasama, tentunya ini dapat menjadi salah satu solusi dalam membangun desa” terangnya.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama masyarakat Desa Tanjung Irat dalam kegiatan ini “Semoga Desa makin maju dan berkembang serta mampu bersaing lebih dengan desa desa lain di Indonesia,” harapnya.  (Musrianto)

Kondisi Jalan Penghubung Tiga Desa Singkep Barat Lingga Memprihatinkan

Views Rabu, Juli 18, 2018

LINGGA - Kondisi Jalan Penghubung Antara Tiga Desa di Singkep Barat Kabupaten Lingga kini Sangat memprihatinkan, jalan yang dimaksud adalah jalan yang  menghubungkan antara Desa Langkap, Desa Tanjung Irat, serta Desa Bakong yang saling terhubung dengan kondisi yg sangat butuh perhatian pemerintah kabupaten setempat. Selain itu yang sangat dikhawatirkan adalah keselamatan para pengguna jalan tersebut. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Amren, salah satu pjs Kepala Desa Tanjung Irat.

Jalan penghubung tiga desa yang belum mendapat solusi dari tahun ke tahun untuk akses keluar masuknya semakin memprihatinkan. Saat ini fungsi vital jalan penghubung tiga desa ini salah satunya sebagai jalan masuk desa untuk membawa hasil pertanian, anak-anak bersekolah, kegiatan masyarakat untuk pergi berobat dan pergi ketempat lain tentunya menjadi sangat sulit karena akses jalan rusak parah.

Semoga para pemangku kebijakan dan para penguasa dapat memperhatikan permasalahan ini dengan serius, karena ini merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menuju ke Kecamatan Singkep Barat dan Dabo Singkep, demikian harapan Amren.

Semoga kedepannya, kondisi jalan penghubung antar desa ini dapat segera berubah menjadi lebih baik dan menjadi salah satu perhatian khusus dari para pemangku kebijakan di bumi berazam ini. *musrianto